PADA AKHIRNYA RUMAH DP Rp 0 DIBANGUN VERTIKAL, PEMPROV : RUMAH TAPAK MAHAL
![]() |
| BandarJudiQQ |
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berhasil mewujudkan janji kampanyenya, yaitu pemberian Rp. 0. DP rumah. Anies dibuat dalam bentuk vertikal alias rumah susun.
Akibatnya, banyak orang yang kaget dan mendapat DP rumah Rp 0 yang berhasil diinisiasi Anies tidak sesuai harapan, yakni rumah tapak. Lantas, apa alasan rumah ini berbentuk vertikal?
Menurut Kepala UPT Rumah Rp. 0 Dzikran Kurniawan, ia sengaja membangun rumah yang juga dikenal sebagai rumah Samawa secara vertikal. Alasannya, menurut Dzikran, jika ingin membangun rumah dalam bentuk tapak itu pasti mahal, belum lagi melihat bahwa tanah di Jakarta sudah padat.
Dzikran menjelaskan bahwa partainya menargetkan perumahan DP 0 untuk masyarakat dengan berpenghasilan menengah, yang berarti mereka membutuhkan rumah dengan harga murah. Jadi, jika rumah tapak mahal dan pembeli sebenarnya kelas menengah ke atas.
Perlu dicatat, rumah DP 0 dibangun yang di atas lahan seluas 5.686 m2, dengan total luas lantai 21 lantai. Rumah terdiri dari 780 unit yang terbagi menjadi 3 jenis yaitu, pertama, tipe studio adalah 240 unit dengan kisaran harga per unit Rp. 184.800.000 - Rp. 195.800.000.
Kedua, tipe 1 kamar tidur (bedroom) yang berjumlah 180 unit dengan kisaran harga per unit Rp 210.760.000 - Rp 213.400.000. Ketiga, tipe 2 kamar tidur berjumlah 360 dengan kisaran harga per unit Rp 304.920.000-Rp 310.640.000.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar